Layanan data yang berkelanjutan, aman, cepat, dan pribadi untuk semua orang

Selama pandemi 2020, inovasi terbaru Teknologi Cakalang memberikan kesempatan kepada individu untuk menjadi kontributor / petani teknologi jaringan baru yang disebut Zetaspace.

Zetaspace adalah teknologi solusi penyimpanan data yang dapat menyaingi industri cloud data. Teknologi ini menggunakan data independen dari protokol Zetanet, yang merupakan arsitektur data peer-to-peer independen yang digunakan untuk menyimpan data terenkripsi di komputer pengguna di seluruh dunia. Sebagai pemilik Zetaspace, Skipjack Technology berkomitmen untuk menyediakan layanan data yang berkelanjutan, aman, cepat dan pribadi untuk semua orang. CEO Zetaspace Sir Lord Jack Rahman menjelaskan: “Bisnis ini seperti transportasi online, tetapi dalam bentuk komputer dengan data otonom, dirancang dengan cerdas, dapat dilakukan di rumah oleh semua orang.”

Sebelumnya, Teknologi Skipjack Diluncurkan dengan lancar pada 1 Juli 2020, bekerja sama dengan Koprabuh (Koperasi Produsen Anugerah Hijau) di Jakarta, Skipjack berkomitmen untuk menyediakan layanan data yang berkelanjutan, aman, cepat dan privat untuk semua orang. CEO Zetaspace Sir Rod Jack Rahman berkata: “Jaringan telah dirusak oleh server yang kurang dimanfaatkan. Aktivitas ini seperti transmisi online, tetapi dalam bentuk komputer dengan data otonom, yang secara cerdas Landasan dirancang agar semua orang dapat melakukannya di rumah. “Petani Zetaspace / Kontributor Zetaspace dapat memperoleh hingga 1.000 GDay per hari untuk menyewa penyimpanan data mereka. Mata uang Gday kemudian akan digunakan untuk membeli XZT, yang diperdagangkan di bursa utama yang disebut STEX (www.stex.com).

XZT juga akan tersedia di bursa lain (seperti BitFinex dan Bittrex) sebelum akhir tahun. Petani / kontributor mendapatkan antara 10 dan 10.000 dolar AS per bulan, tergantung pada jumlah data yang disimpan dan waktu untuk terhubung ke jaringan.

“Zetaspace memberi saya kesempatan kerja baru selama pandemi. Sekarang, saya tidak perlu keluar untuk menempatkan diri saya dan keluarga dalam bahaya untuk bertahan hidup. Saya rasa saya dapat melindungi diri sendiri dan menghidupi keluarga saya pada saat yang sama. Rizal berkata, Setelah meluncurkan produk ini, saya memutuskan untuk menjadi petani / kontributor.

Layanan penyimpanan Zetaspace akan diberikan kepada individu yang ingin menggunakan layanan ini pada akhir tahun 2020.

Saat ini, Zetaspace memiliki ruang penyimpanan data lebih dari 150.000 TB, Indonesia (tidak termasuk Indonesia) memiliki lebih dari 3.000 kontributor. Zetaspace dikatakan sebagai inovasi yang akan menjadi teknologi masa depan dan membanggakan Indonesia karena menjadi negara pekerja anak terbesar di dunia dan pernah menjuarai Inggris. Gelar kehormatan Ratu Elizabeth II, Sir Jack Rahman. Kembali ke Indonesia, saat Presiden Joko Widodo mengundang ilmuwan anak negeri untuk pulang ke luar negeri, bersama Joko Widodo (Joko Widodo) Presiden bekerja sama untuk membangun Indonesia bersama, dan berkomitmen untuk menjadi negara yang kuat dan luar biasa, berkomitmen untuk kesejahteraan Indonesia di seluruh dunia.

“Indonesia dan mitra Zetaspace dunia untuk mempromosikan teknologi baru yang berkelanjutan,” Jack ยท Kata Sir Rahman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *