Gotong Royongà , 加 锡 , Ewako!

Telepon berdering selama akhir pekan. Nama Doni Monardo tiba-tiba muncul.

Singkatnya, “Kirim Al Ghozi ke Makassar dan bergabunglah dengan Dr. Andani.”

Inilah cara untuk segera menjalankan instruksi. Tengah malam, Ahmad Al Ghozi Ramadhan yang mengagumi Mie Atjeh di kawasan Cikini buru-buru mencari tiket ke Makassar. Tiba di Hasanuddin Lanud.

Di sana sudah ada dr Andani Eka Putra. Ia adalah Kepala Laboratorium Penelitian dan Diagnosis Penyakit Menular Komprehensif di Departemen Kedokteran, Kampus Padang, Universitas Andalus (Unand), Sumatera Barat.

Dr Andani dan timnya telah mengukir prestasi luar biasa. Dengan peralatan dan fasilitas sederhana, ia dapat memeriksa hingga 2.600 sampel sehari. Selama ini, seluruh personel hanya libur satu hari saat Lebaran.

Ada sebanyak 60 orang yang bekerja dalam shift 24 jam sehari. Tujuannya untuk memeriksa ribuan spesimen setiap hari.

Karena aktivisme yang luar biasa ini, Letnan Jenderal Donny Monado, kepala Satgas Covid-19, bekerja sama dengannya.

Aktivis Dr. Andani tidak diragukan lagi akan sangat berguna atas kerja besarnya dalam menanggapi pandemi Covid-19. Tak pelak, Andani dibawa ke Surabaya pekan lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *