‘Point Break’, saatnya membiasakan diri dengan korona

TRIBUNNEWS.COM-Mereka yang menyukai film Hollywood pasti sudah menonton setidaknya satu film berjudul “Point Break”.

Ini adalah salah satu film selancar paling menakjubkan. Film ini dirilis pada tahun 1991 dan menampilkan dua aktor keren: Keanu Reeves dan Patrick Swayze. Digambarkan sebagai film yang luar biasa, karena ada 16 film selancar di Hollywood, dan “Point Break” adalah satu-satunya film selancar yang terlahir kembali. . Edisi kedua “Point Break” dirilis pada tahun 2015, dibintangi oleh Luke Bracey dan Edgar Ramirez. Antara Letnan Jenderal Doni Monardo, Ketua Kelompok Kerja Percepatan Manajemen Covid-19, dan Pendeta Pendeta Gilbert Emanuel Lumoindong, yang biasa dikenal sebagai Pendeta Gilbert. 5/2020) .

Topik ini sangat menarik, relevan, up-to-date, dan up-to-date. Artinya, pandangan dikotomi antara ketat dan longgar. Tegas dan lembut. Tangguh dan fleksibel, dapat menahan “musim” virus korona.

Baca: Ada Warga Kaget di Pasar Walikota Bogor Bima Arya: Marah Banget Ya. . .

Beberapa pandangan percaya bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-19, belum saatnya kita mengambil tindakan.

Yang lain percaya bahwa relaksasi sangat penting untuk memulihkan sektor tertentu yang terancam punah. jatuh.

Baca: Virus 247 Awak Pramugari Batik Air Ajukan Petisi THR, Ini Respon Lion Air Group

Setuju Terus Perkuat Aktivitas Manusia untuk Kendalikan Penyebaran dan Penyebaran Covid-19, Tolong Percayai Virus Ini Itu memang kekerasan dan bisa menyerang siapa saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *