Menjelaskan Mandiri: Sepucuk surat kecil dari Rahayu Saraswati untuk kakek

Penulis: Dahl Eddie Yoga (Dar Edi Yoga)

Tardy Mourning (TADI PAGI), dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, bin Laden (Rahayu Saraswati Djojohadikusumo) di Kota Tangerang TMP Ta Luna (TMP Kuburan dua kakek-nenek Taruna ditaburi bunga. Dua saudara kandungnya, RM Subianto Djojohadikoesoemo dan RM Soedjono Djojohadikoesoemo.

Subianto dan Soedjono tewas dalam Pertempuran Lengkong di Serpong pada tanggal 25 Januari 1946. Salah satu pendiri Departemen Pembangunan Ekonomi Indonesia. Saraswati yang kini mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Tangerang Selatan, bertekad melanjutkan perjuangan leluhurnya berdasarkan lamanya masa jabatannya. Surat kecil untuk kakek nenek pada Agustus 2020.

Bagi Saraswati, kemerdekaan adalah jembatan emas kemakmuran bersama. Kemakmuran bukan hanya materi, tetapi juga spiritual, setiap orang memiliki ruang mandiri, Saraswati meyakini bahwa tanpa kebebasan berpikir, berbicara dan mendengarkan tidak akan ada kreativitas atau inovasi. — Pemimpin harus mencapai tujuan ini. Mendengarkan pendapat mereka dengan sepenuh hati menjadi pertimbangan utama para pemimpin daerah untuk mencapai tujuan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *