Jelajahi kotak misterius Cardinney dan surat-surat yang hilang

TRIBUNNEWS.COM- “Gerbang Duisternis Tot Licht” diterbitkan pada tahun 1911.

Buku ini berisi surat-surat Kartini yang disusun oleh Jacques Henri Abendanon.

Tampaknya Abendanon dengan sengaja menghilangkan aspek pribadi. Hubungan antara Cartini dan keluarganya.

Arminn Pane mengatur ulang koleksi kitab suci Buddha dan mengedit buku “Light After Darkness” yang diterbitkan pada tahun 1922. Melbourne telah mempelajari kehidupan Cartini selama dua dekade. — Bacaan: 30 Kutipan Inspiratif Kartini, Yang Mungkin Salam Kartini Atau Statusnya di Washington State FB-Hasil Risetnya Bertajuk “Kartini The Complete Writings 1898-1904” (Terbit 2014) . Kartini.

Rumah Kartini dan majalah National Geographic Indonesia menemukan permasalahan “kotak jahit” di Museum R Kartini Rembang pada tahun 2018. Dan huruf-huruf yang hilang menguning, entah roh dan wajah baru Raden Ayu.

Apa yang kita ketahui tentang identitas Kartini?

Jika kita kaitkan dengan semangat pelestarian budaya Kartini, bagaimana dengan awal mula produsen batik Rembang-Lasem?

Dengarkan beritanya di “Editor’s Talk 4” jam 19.30 pada hari Selasa, 21 April 2020. -8: 30 PM WIB.

Daftar melalui bit.ly/bincangredaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *