Aturan ambigu Ojol selama ledakan korona

Penulis: Dr. Anwar Budiman SH MH

TRIBUNNEWS.COM- dalam implementasi pembatasan dan regulasi sosial skala besar (PSBB) pada tahun 2019 untuk mengatasi penyebaran penyakit coronavirus atau Covid-19, terdapat ambiguitas dalam ojol online atau ojol – sebuah Di sisi lain, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan “Peraturan No. 18 Menteri Perhubungan (Permenhub) tahun 2020” tentang pengendalian ketentuan Pasal 11 (1) huruf kl transportasi dalam rangka mencegah distribusi. Menurut aturan ini, ojol resmi Bawa penumpang dalam berbagai kondisi untuk mendisinfeksi kendaraan dan pengemudi. . 18/2020 .

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan untuk pertama kalinya ketentuan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 9 tahun 2020 tentang regulasi pedoman untuk membatasi kesehatan sosial skala besar .

Menteri Kesehatan mengeluarkan pernyataan pada 3 Maret 2020 di bulan April bahwa ojol hanya dapat mengangkut barang selama implementasi PSBB, sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 13 (10) Permenkes no 9/2020, dalam surat itu, publik Penumpang di kendaraan pribadi harus menentukan jarak.

Dua aturan kontradiktif ini telah menyebabkan kontroversi. Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, cenderung merujuk pada Menteri Kesehatan daripada Menteri Transportasi.

Ini berarti Anies melarang ojol membawa penumpang dan hanya mengizinkan penumpang untuk membawa barang. Mengenai penerapan 2019 Corona Virus Disease Management (Covid-19) tindakan pembatasan sosial skala besar di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tahun 2020. Aturan ini berlaku dari Jumat (10 April 2020) hingga 23 April 2020.

Baca: Tanpa mengikuti Kementerian Transportasi, Yabo De Tabek akhirnya setuju untuk melarang transportasi penumpang ke Ojol selama PSBB – pada rapat kabinet terbatas pada hari Senin (13 April 2020), Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan untuk “mulai dari jalur tengah”, asalkan kesejahteraannya tidak dibayar, Oyol hanya dapat mengangkut penumpang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *