“Nyanyikan” Anita dan Pinangi

Menteri Koordinator Bidang Politik mengatakan pada Jumat: “Saya kira dia punya banyak narasumber. Siapa tikus polisi dan Kejaksaan Agung?”, Urusan Hukum dan Keamanan di Mahopd Md di Jakarta (31 Juli 2020) oleh Kompas Referensi TV.

Sebenarnya bukan hanya “dia” tapi juga “mereka”, yaitu Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, Pengacara Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Sirna Malasari (Malasari) bersama Anita (Anita) di Bali Bank (Bali Bali) dijatuhi hukuman dua tahun penjara dalam kasus korupsi “luar biasa” sebesar Rs 9020 crore. Melarikan diri.

Ayo, “nyanyikan” Anita dan Pinanki.

Pori harus memberi Anita dan Pinanki status “kolaborator yudisial”. AKBP Napitupulu Yogi Yusuf

Kucing itu seperti tikus

Setelah 11 tahun kabur dari tahun 2009, Djoko Tjandra akhirnya ditangkap polisi Malaysia dan diserahkan ke Polsek Kuala Lumpur Djoko Tjandra pada Kamis (30/7/2020). Buronan dari Kejaksaan Agung. Kini, pasca penangkapan Djoko Tjandra, tugas Polri dan LSM selanjutnya adalah membersihkan institusi masing-masing dari pejabat korup yang diuntungkan dari kasus pidana. -Ini adalah tikus yang dikatakan Mahfud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *