Chaos Clown-Pinangki “Puzzle”

Penulis: Karyudi Sutajah Putra

TRIBUNNEWS.COM- Memang, pengaturan yang “membingungkan” itu berujung pada skandal korupsi Djoko Soegiarto Tjandra alias Jaksa Penuntut Joker Pinangki Sirna Malasari yang diakibatkan oleh Jaksa Agung St Burhanuddin ketika memang tak terelakkan. dari. -Yaitu, beberapa bagian mencoba mengacak “teka-teki” agar tidak menimbulkan kebingungan.

Kata “puzzle” berasal dari bahasa Inggris dan berarti “puzzle” atau “puzzle”. “Puzzle” adalah media untuk dimainkan oleh dua orang.

Seperti disebutkan dalam pemberitaan, tentu saja dia membantahnya, Jaksa Agung St Burhanuddin sudah lama mengetahui Joker dan Pinangki dipertemukan kembali. Menurut laporan, Pinangki melarikan diri selama 11 tahun dan 2 tahun karena kasus korupsi “cessie” bank Bali senilai 904 crore, dan dilaporkan melakukan video call atau “video call” dengan Burhanuddin. –Baca: Kasus Djoko Tjandra: Pengacara Pinangki di Kejaksaan Agung

Beberapa orang juga mengatakan, saat pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat itu buron, Kejaksaan Agung sempat ngobrol dengan Joker.

Memang di Kejagung Pinangki, dia relatif “bukan siapa-siapa”. -Pengawasan dan evaluasi Kantor Perencanaan Wakil Jaksa Agung II. Pinangki adalah satu-satunya bidak catur.

Jika tidak ada “restu” dari bos, bagaimana Pinangki bisa bertemu dengan badut dan memastikan taipan lolos dari jebakan hukum?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *