Kritik Nyai Badriyah Fayoumi terhadap fenomena Sheila saat ini adalah puisi

TRIBUNNEWS.COM-Fenomena hijrah saat ini sedang menjadi trend, menandai sekelompok masyarakat yang ingin memperbaiki taraf hidupnya, khususnya dalam hal spiritual.

Hijrah sebenarnya berasal dari bahasa Arab, artinya migrasi. Jika kata hijrah dikaitkan dengan gelombang akustik permukaan (SAW) Nabi Muhammad SAW, itu adalah peristiwa kepindahan Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah untuk membangun peradaban yang lebih baik – namun saat ini Makna hijrah sepertinya berbeda. Terinspirasi oleh tulisan Della. j Badriyah Fayumi, Massachusetts, Azhariyyin (Azhariyyin), Massachusetts, lahir di Pati pada tanggal 5 Agustus 1971. Tsaura Benazir Helmaye Jazuli beredar di jejaring sosial.

Tsaura Benazir Helmaye Jazuli adalah siswi Pondok Pesantren Behasi Mahasina, putri ketiga dari KH. Imam Jazuli Lc. MA, Pengawal Pondok Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon.

Puisi ini mengandung kritik terhadap fenomena hijrah dan dianggap salah. Berikut adalah teks lengkap dari puisi ini:

Fenomena masa lalu dan masa kini dari Nabi Muslimin

Di masa lalu, Nabi pindah ke Mekah, di mana ia kejam, memusuhi perbedaan, dan tidak meninggalkan apa pun untuk monoteisme Tempat ruang dan pencerahan.

Dahulu, Nabi pindah ke Madinah untuk membangun peradaban, mendamaikan permusuhan, memberi ruang dan menghormati perbedaan, karena sebagai bagian dari kesepakatan, umat Islam dan Yahudi hidup berdampingan secara damai. Hijrah tidak menjadi halangan untuk terus menyapa dan menahan hati Mekah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *