Mengebor UKM untuk menjadi komandan perekonomian nasional

Disediakan oleh: Veldy Reynold

TRIBUNNEWS.COM-Dalam beberapa bulan terakhir, kami merasa telah ditinggalkan oleh kekuatan Covid-19.

Tidak hanya menggerus masalah kesehatan masyarakat, tetapi juga merembet ke sektor ekonomi yang terkena dampak.

Seolah-olah suhu tinggi tahun ini tersapu oleh hujan setiap hari, inilah perekonomian kita. Ini dengan kejam mengubah banyak konsensus di semua bidang kehidupan.

Setiap orang yang terkena dampak, termasuk usaha yang menguasai sektor aktual masyarakat akar rumput yaitu usaha kecil, menengah, dan kecil atau UMKM Sebanyak lebih dari separuh orang Indonesia.

Baca: Mendorong masyarakat membeli produk UMKM untuk memulihkan perekonomian nasional

Dengan kata lain, sebagian besar penyerapan tenaga kerja di Indonesia adalah sektor UMKM yang tersebar di berbagai sektor seperti jasa, manufaktur, dan perdagangan .

Jika kita menggunakan standar UMKM berdasarkan Undang-Undang UMKM Nomor 20 Tahun 2008, kisaran pendapatan minimal 300 juta hingga 2,5 miliar dollar AS per bulan.Jika kita kehilangan pendapatan bulanan rata-rata 15 juta UMKM, potensi usaha kecil menengah akan dihitung dalam 2 semester. Total kerugian sekitar 10.080 triliun dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *