“Amerika, bagaimana kabarmu?”

Penulis: Susilo Bambang Yudhoyono (Susilo Bambang Yudhoyono) Presiden keenam Indonesia

TRIBUNNERS- Api Amerika. Kerusuhan dan penjarahan terjadi di banyak kota. Suasananya seperti “perang”. Puluhan ribu tentara (Garda Nasional) dari daerah itu dikerahkan.

Ribuan demonstran dan preman ditangkap. Banyak kota telah memberlakukan jam malam. –Dunia terkejut.

Pada akhirnya apa yang terjadi? Mengapa ini terjadi di Amerika Serikat? Ini adalah masalah yang muncul di banyak negara. Fakta membuktikan bahwa masyarakat internasional tidak hanya terkejut. Ada juga demonstrasi solidaritas dengan komunitas kulit hitam Amerika.

Kita dapat melihat bahwa hal ini telah terjadi setidaknya di 14 kota besar di dunia, antara lain London, Paris, Berlin, Kopenhagen, Milan, Dublin, Krakow, Perth, Sydney, Auckland, dan Kroasia. Restchurch, Vancouver, Toronto dan Rio de Janeiro. –Aku juga tidak terkejut. Coba pikirkan. Anda ingin bertanya satu hal, “Bagaimana kabarmu, Amerika”? Mungkin banyak orang yang menanyakan hal ini. di seluruh dunia. Bukan hanya aku. –Aku bukan anti kecantikan. Masih anti-Barat.

Dalam kurun waktu yang lama (sekitar 30 tahun) sebagai seorang prajurit TNI, saya mendapat empat kali pendidikan dan pelatihan di Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *