Fokus pada masalah periklanan game, KPI: Harus memiliki regulasi penyiaran OTT

Sanusi reporter Jakarta Tribunnews.com -Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyatakan pemerintah harus segera mengawasi regulasi OTT (Top Service). Paparan konten yang tidak difilter, dari kekerasan dan pornografi hingga perjudian online. Dihubungi, Selasa (18 Agustus 2020).

Yuliandre meneruskan email ini menanggapi kemunculan iklan judi online di layanan video streaming.

Baca: Polres Metro Jakarta Barat Gerebek Judi Koprok, 3 Pelaku dan Jaminan Rp 9 Juta

Yuliandre mengatakan permainan tersebut tidak memenuhi nilai yang dianut di Indonesia.

Dalam layanan media arus utama yang diatur KPI, periklanan Itu juga diatur, termasuk waktu siaran. Misalnya, iklan rokok baru boleh ditayangkan pada malam hari.

“Semua ini untuk kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Peneliti Asosiasi Komunikasi Indonesia mengatakan bahwa teknologi membuat konten tanpa batas.

Baca: Ketika zona game pertarungan ayam dibubarkan, manusia virus akan marah dan membiarkan polisi menghadapi saya dalam pertarungan!

“Konten yang diunduh bisa dinikmati tanpa filter,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *