Dalam waktu 2 minggu, Kominfo akan mengirimkan notifikasi SMS ke ponsel yang terdaftar

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mulai mengirimkan SMS melalui layanan pesan singkat (SMS) berupa notifikasi International Mobile Equipment Identification (IMEI).

Anda akan segera diberitahu tentang ponsel dan IMEI-nya yang telah terdaftar untuk terhubung ke layanan seluler.

Untuk pengguna yang telah diberitahu, mereka tidak perlu lagi mendaftar IMEI secara terpisah. -Selama periode ini, telepon ilegal atau pasar gelap (BM) yang terhubung ke layanan seluler akan secara otomatis diblokir oleh penyedia layanan.

Oleh karena itu, telepon seluler tidak dapat mengakses layanan seluler yang disediakan oleh penyedia di Indonesia. Kompas.com, regulasi akan diberlakukan mulai Sabtu pekan lalu (18 April 2020), dan proses identifikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika akan ditangguhkan selama dua pekan. Ismail mengatakan, blokade yang dilakukan Kemkominfo Technologies (SDPPI) tidak hanya terjadi pada ponsel dan laptop, tetapi juga pada perangkat genggam dan tablet. Ismail mengatakan: “Pengguna peralatan telekomunikasi Hong Kong (ponsel, perangkat genggam, dan tablet) akan menerima pemberitahuan bertahap dari operator seluler aktif dan pemberitahuan tentang status IMEI dalam waktu sekitar dua minggu.” Selain itu, jika Anda Jika Anda belum menerima pemberitahuan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, dan ingin memeriksanya secara terpisah, Anda dapat melakukannya melalui halaman imei.kemenperin.go.id.

Sebelum memeriksa, pastikan Anda telah mengetahui nomor IMEI ponsel Anda. .

Baca: Bagaimana cara mengecek nomor IMEI ponsel pada langkah selanjutnya, bagaimana jika tidak terdaftar di imei.kemenperin.go.id?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *