OVO secara resmi memecat karyawan virus dan mengundang pengguna untuk menghubungi nomor pribadi mereka di WhatsApp

Manajemen TRIBUNNEWS.COM-OVO telah secara resmi memecat karyawan viral karena dianggap mengganggu privasi pengguna.

Sebelumnya, karyawan tersebut mengundang pengguna melalui WhatsApp dengan menghubungi private number. -Peristiwa itu terungkap dari pengunduhan akun Twitter dari reporter yang memprotes, menentang pelanggaran karyawan OVO.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, manajemen OVO segera mengambil tindakan tegas terhadap karyawan yang terkena dampak.

Baca: VIRAL Video karyawan Starbucks mengintip melalui payudara pengunjung melalui CCTV – sekarang melalui akun Twitter resminya, @ovo_id, OVO memastikan bahwa karyawan tidak lagi dipekerjakan. OVO mengkonfirmasi bahwa tindakan yang diambil oleh karyawan secara serius melanggar peraturan terkait dengan perlindungan data pengguna. .

Yang bersangkutan saat ini bukan pegawai OVO, ”ujar OVO di Twitter dan dikutip Tribunnews.com, Jumat (2020/7/07). Polisi

OVO pun telah menanggapi insiden yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna. Penyesalan ekspres.

Selain itu, OVO telah memastikan komitmennya untuk terus melindungi privasi data pengguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *