Domain dengan karakter Pegon juga akan didaftarkan di ICANN

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Setelah menggunakan karakter Jawa dan Sunda untuk nama domain, karakter Pegon akan segera masuk ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Aksara Pegon berasal dari Wikipedia dan merupakan huruf Arab yang dapat ditulis dalam bahasa Jawa setelah dimodifikasi Kata Madurais dan Sunda-Pegon berasal dari kata Jawa pego yang berarti “penyimpangan”. Konon penyimpangan tersebut terjadi karena bahasa Jawa yang ditulis dalam bahasa Arab dianggap tidak lazim.

Yang mendaftarkan domain script Pegon di ICANN adalah name manager Indonesian Internet Domain Name (PANDI). -Presiden PANDI Yudho Giri Sucahyo menjelaskan, latar belakang pendaftaran Pegon dengan ICANN sebagai Internationalized Domain Name (IDN) karena script tersebut sangat erat kaitannya dengan Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Aksara Pegon ini merupakan aksara yang banyak digunakan di kalangan umat Islam Indonesia, apalagi sampai saat ini masih diajarkan dan digunakan di masyarakat peantren”, kata Yudho, Rabu 17 Juni 2020

Baca: PANDI sedang berkarya Menjalankan kompetisi online yang berisi konten bahasa Sun Dan – selain membuat IDN, PANDI juga akan membuat kompetisi desain website Pegon Script Web Domain, seluruh atau sebagian konten akan dilakukan menggunakan script Pego.

Baca: Harga Mobil Bekas Covid-19 Sedang Turun Pandemi, Ini Pilihan Ganda Rs 70 Juta — Mohamad Shidiq Purnama, CRO PANDI Jelaskan Kompetisi Aksara Pegon Akan Dimulai Minggu Ketiga Bulan Ini. Mulai minggu ketiga (Juni) akan ditutup pada 21 Agustus 2020. Batas waktu penyerahan website adalah 20 November, dan pemenangnya akan kami umumkan pada 18 Desember, “katanya. Berita saat pandemi-informasi tentang kompetisi tersedia di semua platform media sosial PANDI, Dan Anda dapat melihat entri di s.id/lombaaksarapegon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *