Review Smartfren POWER UP, nyaman bagi pelanggan untuk mengatur kuota sesuai kebutuhannya

TRIBUNNEWS.COM-Koneksi internet tidak diragukan lagi menjadi salah satu syarat terpenting selama pandemi ini. Banyak aktivitas sekarang yang menuntut kita untuk beradaptasi dengan teknologi digital.

Mulai dari bertemu dengan pekerja kantoran, belajar online, menonton streaming film, dan berbelanja.

Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki kuota yang memadai, Smartfren meluncurkan keanggotaan eksklusif pertama di Indonesia, POWER UP, sehingga pelanggan dapat dengan mudah menyesuaikan pengalaman Internet mereka untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“POWER UP merupakan program keanggotaan eksklusif yang mengutamakan metode keanggotaan. Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan:“ POWER UP diperuntukkan bagi calon pelanggan yang mengutamakan data yang dapat diatur sesuai kebutuhan. ”

Produk digital terbaru Smartfren menyediakan dua paket keanggotaan yang bisa dipilih pelanggan sesuai dengan kebutuhan pribadinya, yaitu POWER UP 12 GB seharga Rp 68.000 dan 2 GB untuk 6 x 28 hari, dan POWER UP 24 GB seharga Rp 118.000. Dan 6 x 28 hari kuota 4 GB. – Tersedia pilihan paket tambahan, antara lain: paket tambahan 4 GB seharga Rp28.000; paket tambahan 8 GB seharga Rp48.000; dan paket tambahan 16 GB untuk Dengan Rp 78.000; dan beberapa paket software yang sudah di-recall untuk aplikasi seperti Youtube, Zoom, TikTok, Instagram dan Netflix, dll.

Mendatangkan banyak keuntungan

Smartfren mengklaim sebagai perusahaan langganan eksklusif pertama di Indonesia Memberikan berbagai keuntungan bagi member POWER UP, kuota internet nyata 24 jam, tanpa batasan kuota, kuota utama dan kuota malam, masa berlaku jangka panjang 168 hari, gratis nelpon ke Smartfren lain, bahkan otomatis menjadi level elit di SmartPoin Subscription (Elite Reward), program loyalty yang dapat diakses melalui aplikasi MySmartfren. Saat penulis mencoba Smartfren POWER UP, layanan Internet 24 jam yang sesungguhnya merupakan poin yang sangat menguntungkan, karena tidak perlu khawatir dengan alokasi kuota. Secara khusus, penulis jarang menggunakan kuota malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *