Data pasien Covid-19 yang diduga bocor dan dijual di Internet, tanya BSSN kepada Kementerian Kesehatan

Report oleh Tribunnews.com reporter Gita Irawan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Biro Nasional Serat dan Enkripsi (BSSN) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kelompok Kerja Covid-19 Nasional untuk menangani Covid-19 Menangani aliran data pribadi dari 19 pasien yang dijual di forum internet web gelap.

Juru bicara BSSN Anton Setiyawan (Anton Setiyawan) mengatakan bahwa koordinasi telah selesai untuk memastikan bahwa tidak ada akses ilegal yang mengarah ke kebocoran data dalam sistem elektronik dan bahwa aset informasi aktif merespons pandemi covid-19.

“BSSN berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan kelompok kerja terkait untuk memastikan tidak ada akses yang tidak sah yang mengakibatkan kebocoran data di sistem elektronik dan aset informasi aktif. Menanggapi pandemi Covid-19ยป, Said An Dong mengatakan dalam konfirmasinya pada Minggu (21 Juni 2020) bahwa BSSN telah mengambil dan akan terus mengambil langkah-langkah terukur untuk memastikan sistem elektronik yang aman secara elektronik dan meningkatkan keamanan data terkait dengan manajemen pandemi. Kolaborasi aktif semua departemen di pemerintah daerah. New crown pneumonia. Semua elemen yang terlibat dalam pengelolaan pandemi COVID-19, selalu menerapkan standar manajemen keamanan informasi dan membangun budaya keamanan jaringan dalam pengelolaan sistem elektroniknya.

Baca: Galaxy S20 + Pemesanan BTS Edition telah dibuka, harga dan tanggal-Anton menyatakan bahwa penggunaan sistem elektronik yang tidak sah adalah tindak pidana, dapat dihukum hingga 7 tahun penjara dan / atau menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 (Informasi dan Transaksi Elektronik) UU) Pasal 46 ayat 2 bisa denda sampai 700 juta rupiah. Semua pihak dihimbau untuk ikut serta “Anton mengatakan:” Kami aktif menangani pandemi COVID-19 dan tidak memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi atau kolektif. “. Itu terjadi lagi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *