Operasi oposisi A92 dengan tampilan baru itu mahal

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Oppo meluncurkan smartphone Oppo A92 terbaru untuk pasar Indonesia, yang telah menjadi penerus seri A9 yang menargetkan segmen milenial, hari ini (Jumat) (8/5/2020).

Smartphone ini memiliki keunggulan kamera belakang Quad AI 48MP, layar Neo Display 1080 piksel, dan fungsi buka kunci sidik jari samping. Oppo A92, didukung oleh baterai berkapasitas besar 5000mAh dan RAM 8GB + 128GB ROM, dapat mengandalkan smartphone ini untuk digunakan selama berjam-jam dan menyimpan foto dan video .

Baca: Xiaomi Mi 10 resmi dirilis di Indonesia, smartphone yang dilengkapi dengan kamera 108MP Harganya 999,90 juta rupee – Baca: Spesifikasi dari smartphone Hyper Boost Oppo A52 dibanderol 3 juta Rp-OPPO Public Relations Manager Indonesia Aryo Meidianto meluncurkan versi virtual ponsel ini melalui Zoom hari ini Dikatakan pada pertemuan itu bahwa tujuan Oppo A92 adalah untuk menciptakan segmen milenial yang dapat diandalkan untuk mengekspresikan kreativitas mereka dan menangkap momen indah dalam kehidupan sehari-hari.

Layar ponsel ini 6,5 inci, resolusinya 2400 x 1080 piksel, rasio bodi-ke-layar 90,5%, dan batas kiri dan kanan 1,73 mm. Kapasitas besar dan tipe RAM pada Oppo A92 membuatnya sangat mulus. p digunakan untuk menonton video atau bermain game yang didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 665.

Oppo A92 juga memiliki fungsi Hyper Boost, yang secara efektif dapat meningkatkan kinerja ponsel. Level sistem, dan memberikan pengalaman game yang mulus dengan frekuensi gambar yang tinggi.

Kapasitas baterai 5000mAh dari ponsel ini juga didukung oleh kapasitas pengisian cepat 18W, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari. –Dalam bidang speaker, Oppo A92 telah memperoleh resolusi tinggi dan sertifikasi Widevine L1. Dua speaker stereo ditempatkan di bagian atas dan bawah ponsel dan sistem suara Dirac 2.0 untuk memberikan efek suara yang lebih menakjubkan.

Untuk kamera, fungsi Ultra Night Mode 2.0 juga dilengkapi dengan aperture F / 1.7 yang besar. Kamera utama, menyebabkan pengguna mengambil foto pemandangan malam di luar kecerahan dan detail yang biasanya tidak bisa ditangkap oleh mata manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *