Kiat keselamatan untuk bekerja selama epidemi Corona menggunakan teknologi HRMS

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sejak menyebar di Wuhan, Cina, Virus Corona (COVID-19) telah menyebar ke banyak negara, seperti Korea Selatan, Iran, Italia, Amerika Serikat dan Indonesia. Virus menyebar dengan cepat, sehingga pemerintah Indonesia juga memperingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah virus.

Tidak hanya di rumah, pemerintah juga mempromosikan tindakan pencegahan ini di tempat-tempat umum ke kantor-kantor di mana karyawan menghabiskan banyak waktu setiap hari. — Langkah-langkah perlindungan virus di kantor tidak diragukan lagi menjadi salah satu keuntungan dari departemen sumber daya manusia, dan perusahaan telah mulai mengambil langkah-langkah – menyediakan masker, pembersih tangan, dan membersihkan kontrol suhu tubuh di area kerja secara menyeluruh.

Standie Nagadi, wakil presiden pemasaran dan merek Mekari, menjelaskan: “Menggunakan teknologi aplikasi HRMS (seperti talenta yang mempromosikan partisipasi atau penugasan tugas) dapat menjadi solusi yang diterapkan oleh SDM yang dapat meningkatkan Pemikiran yang aman dan sehat, dengan tetap menjaga efisiensi bisnis. Dan penggunaan teknologi untuk mencegah virus Corona di kantor:

Memberikan informasi yang cepat dan terkoordinasi Dalam masalah kekacauan umum, menyediakan informasi yang cepat dan terkoordinasi menjadi sumber daya manusia Tugas-tugas penting.

Sumber daya manusia bertanggung jawab untuk mengumpulkan informasi yang relevan. Ini sangat penting bagi karyawan kantor dan kemampuan untuk menanggapi masalah yang terkait dengan masalah tersebut.

Gunakan saluran komunikasi seperti pesan sosial atau aplikasi kantor internal. Ini adalah sumber efektif yang digunakan oleh departemen sumber daya manusia untuk menyebarkan informasi kepada karyawan. — Batasi penggunaan sidik jari. Saat ini, sebagian besar perusahaan memberikan prioritas pada kehadiran jejak kaki sebagai media karyawan. Membatasi penggunaan sidik jari dapat digunakan sebagai solusi sumber daya manusia untuk mencegah Sebarkan virus di antara karyawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *