Hari ini, blokade ponsel pasar gelap telah mulai diuji

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Hari ini, Senin (17 Februari, 2020), pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi mulai menguji Peraturan IMEI (Internasional) untuk Memblokir Telepon Seluler Ilegal (Pasar Hitam / BM) hari ini kode identifikasi perangkat seluler) . Persidangan diperkirakan akan berlangsung selama dua hari.

“Insya Allah (akan selesai hari ini)” kata, Senin (17/02/2020) untuk menghubungi Mochamad Hadiyana, Direktur Standardisasi Peralatan Pos dan Teknologi Informasi (SPPI). Jadwal tes awalnya diadakan dari 13-14 Februari, tetapi ditunda karena perdebatan tentang kasus penggunaan atau skenario dan indikator keberhasilan.

Hadiyana mengatakan bahwa dalam tes ini, beberapa kasus penggunaan akan dieksekusi, misalnya, bagaimana mengelola klon IMEI atau ponsel dari wisatawan asing.

Henry Wijayanto, kepala komunikasi eksternal di XL Axiata, menghubunginya secara terpisah dan mengkonfirmasi rencana uji aturan IMEI di kantornya hari ini. Dia mengatakan persidangan dilakukan secara rahasia.

“Karena komunikasi dan informasi masih bersifat teknis, mereka dimasukkan,” jelasnya.

Sampel virtual

Nur Akbar Said, kepala departemen kualitas layanan dan komunikasi dan standar informasi, mengumumkan persidangan, dan kemudian ada lima operator di Indonesia. Uji coba juga akan menggunakan mesin pendaftaran identitas perangkat (EIR). Mesin ini digunakan untuk mendeteksi IMEI yang digunakan untuk memblokir ponsel BM. Data yang digunakan dalam percobaan ini hanyalah sampel virtual. Dengan kata lain, perangkat yang saat ini terhubung ke layanan seluler tidak akan terganggu,

baca: video yang sering diputar Lucinta Luna, oleh karena itu, para ahli ekspresi viral secara khusus menekankan beberapa penyimpangan-daftar hitam dan daftar putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *