Masih ada 4 hari! Tribunnews x HP mengungkap bahaya nyata dari serangan cyber

TRIBUNNEWS.COM-Penyedia layanan medis seperti rumah sakit sangat mengandalkan sistem digital dalam pengoperasiannya, terutama sebelum sistem pengelolaan data dan diagnosa pasien.

Tapi sekarang, rumah sakit dibayangi oleh ancaman serangan siber. Badan Keamanan AS memulai dari Kontan untuk memperingatkan rumah sakit dan penyedia layanan medis tentang “ ancaman kejahatan dunia maya yang akan segera terjadi, ” dan mendesak mereka untuk memperkuat perlindungan. Badan keamanan telah mengungkapkan bahwa mereka memiliki “informasi yang dapat diandalkan” bahwa peretas menargetkan industri perawatan kesehatan.

FBI dan dua badan keamanan pemerintah AS juga menyatakan bahwa kejahatan dunia maya biasanya mengarah pada serangan ransomware, pencurian data, dan layanan gangguan perawatan kesehatan

— bagi mereka yang tidak mengetahuinya dimulai dari situs detektif yang aman , Ransomware adalah jenis perangkat lunak berbahaya tertentu yang dapat memandu korban pemerasan finansial dan dapat menerbitkan, menghapus, atau menolak akses ke informasi pribadi penting, yang sangat penting. Data Ancaman ransomware tidak hanya menyebabkan kerugian hardware, tetapi juga hacker menyerang rumah sakit dan menimbulkan korban jiwa. Tepatnya, dalam serangan dunia maya yang diluncurkan oleh Associated Press di Rumah Sakit Universitas Dusseldorf di Jerman pada September 2020, pasien meninggal dunia saat dikirim ke kota lain untuk perawatan. Serangan ransomware menyebabkan gangguan selama seminggu penuh, seluruh sistem dihancurkan, dan rumah sakit tidak dapat mengakses data, sehingga menunda semua operasi dan operasi medis lainnya. Serangan, tindakan apa yang bisa dilakukan rumah sakit Indonesia untuk mencegah hal ini terjadi? Menyadari pentingnya pendidikan untuk pencegahan kejahatan dunia maya, Tribunnews dan HP menyelenggarakan webinar “Potensi” Kejahatan Maya “Ancaman terhadap Bisnis” di Konferensi Internasional Bank Dunia pada 19 November 2020 (Kamis), webinar Streaming virtual akan dilakukan melalui Zoom.

Dalam webinar tersebut, kami akan membahas secara mendalam tentang keamanan digital di Indonesia, membeberkan metode kerja peretas, dan mempelajari metode kerja peretas langsung dari peretas white hat.

Di bawah bimbingan pembawa berita Kompas TV Frisca Clarissa, acara ini akan menghadirkan pembicara berpengalaman seperti Fiona Lee, Vice President dan General Manager HP Indonesia, Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan HAM RI, dan Onno W Purbo , Pakar IT Indonesia Dan Ario Aditya, Direktur Pengembangan Pemasaran HP Desktop Printing Systems.

Terbuka untuk umum, dan pihak yang berkepentingan hanya dapat mendaftar secara gratis di situs-situs berikut. Daftar sekarang, karena ruang sangat terbatas!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *