Rencana Menkominfo untuk membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi dengan dukungan tenaga ahli ITB

Reporter Tribunnews.com mengabarkan bahwa Hendra Gunawan

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM mengusulkan kenaikan 17 triliun rupee pada 2021.

Bawa total dana yang dibutuhkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi menjadi Rs 22.573 crore pada tahun 2021. Departemen Teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) menyambut positif penambahan dana yang diajukan pemerintah.

Pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan pemerintah. -Membaca: Melawan Com-19, Kominfo terus meningkatkan penyebaran informasi tentang adaptasi dengan kebiasaan baru-hal ini sejalan dengan rencana broadband Indonesia. Pengembangan jaringan telekomunikasi untuk e-government dan sekolah diasumsikan menggunakan dana publik. Hal ini sejalan dengan rencana broadband Indonesia. Oleh karena itu, ketika sekolah dan administrasi publik membutuhkan layanan telekomunikasi, mereka tidak perlu lagi mengeluarkan uang. Pasca pandemi baru, pemerintah sepertinya belum membangun infrastruktur telekomunikasi untuk mendukung e-government, “kata Ian dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (2020/7/26).

Faktanya, e-government government Proyek tersebut membangun jaringan infrastruktur telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dan pelayanan publik.Jaringan yang menggunakan kabel fiber optik ini akan menghubungkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di seluruh Indonesia.

Namun seiring berjalannya waktu, karena keterbatasan anggaran dan Cakupan luas. E-government yang digunakan pemerintah kini menggunakan jaringan telekomunikasi milik perusahaan telekomunikasi.

Memang jaringan Palapa Ring milik pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *