Aplikasi rapat online Zoom di Twitter akan mulai membayar pajak pada 1 Oktober 2020

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan dan Perpajakan (DJP) menunjuk 12 perusahaan yang memenuhi standar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) DJP menjual barang dan jasa digital kepada pelanggan di Indonesia .

Direktur Konsultasi, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut terdiri dari Zoom, sebuah perusahaan aplikasi rapat online. Dalam keterangan resminya, Selasa (9 September 2020), ia mengatakan: “Pada tahun 2020, para pelaku bisnis ini akan mulai mengenakan pajak pertambahan nilai atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen Indonesia.” Zoom bertambah 61,2 miliar. Rupiah Indonesia – Jumlah pajak pertambahan nilai yang harus dibayar oleh pelanggan adalah 10% dari harga sebelum pajak dan harus dicantumkan pada kuitansi atau faktur yang diterbitkan oleh penjual sebagai voucher untuk memungut pajak pertambahan nilai. Hestu menjelaskan, DJP akan terus aktif mengidentifikasi dan menjalin kontak dengan banyak perusahaan lain yang menjual produk digital di luar Indonesia untuk melakukan kegiatan sosial dan memahami kesiapan mereka. Jumlah negara yang ditetapkan sebagai pemungut pajak pertambahan nilai untuk produk digital akan terus bertambah.

Hestu menambahkan, hingga saat ini jumlah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang ditunjuk sebagai pemungut PPN sebanyak 28 badan usaha.

“Khususnya untuk pajak nasional wajib yang ditetapkan sebagai pemungut, dan hanya sejumlah barang dan jasa yang dijual oleh penjual asing di pasar yang akan dikenakan pajak pertambahan nilai. ——Detail Dikatakan bahwa 12 perusahaan tersebut adalah: -1. Shengzai Singapore Pte Ltd. 2. McAfee Ireland Ltd. 3. Microsoft Ireland Operations Ltd. 4. Mojang AB5. Novi Digital Entertainment Pte. Ltd 6. PCCW Vuclip (Singapura) Pte. Ltd. 7. Skype Communications SARL 8. Twitter Asia Pacific Private Ltd 9. Perusahaan internasional Twitter 10. Zoom Video Communications, Inc. 11. PT Jingdong Indonesia Pertama 12. PT Shopee International Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *