Gunakan metode ini untuk menjauhkan mitra percontohan selama PSBB

TRIBUNNEWS.COM-Berpartisipasi dalam suksesnya acara kedua restriksi sosial komprehensif skala besar (PSBB) kedua di DKI Jakarta. Grab merilis teknologi geofencing, yang dapat mendeteksi dan menyiagakan mitra percontohan Grab ketika mereka terbagi dalam satu zona. -Grab adalah aplikasi online pertama di Indonesia yang memperkenalkan teknologi geofencing. Berkat teknologi ini, pilot mitra yang ditemukan di kerumunan akan menerima SMS atau peringatan pop-up di aplikasi mereka.

Bacaan: PSBB Tahap 2 DKI Jakarta, Grab Usulkan Teknologi Geofencing, Ini Penjelasannya

Baca: Grab: Kebijakan Komprehensif PSBB di DKI Bisa Kurangi Risiko Penularan Covid-19

Selain merilis teknologi geo-fencing, Grab juga melakukan berbagai langkah untuk menjaga jarak aman dan kesehatan mitra pengemudi. Total detik PSBB:

1) Berkomunikasi melalui aplikasi mitra dan media sosial

Grab mengirimkan pesan melalui aplikasi mitra pengemudi untuk mensosialisasikan regulasi PSBB Jilid 2 Pemprov DKI Jakarta dan dorong kerjasama Pengemudi mitra harus menghindari lebih dari 3 orang.

2) Kode Etik Tambahan-Untuk memastikan bahwa pengemudi mitra mengikuti “imbauan pemerintah”, Grab telah menambahkan artikel ke “Kode Perilaku Mitra Pengemudi”. Hal ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan mitra pengemudi dan terus menjaga produktivitas. Inspeksi di tempat – mengumpulkan puluhan karyawan berpatroli untuk membujuk sesama pengemudi yang masih berkumpul di area yang sama Staf khusus ini juga akan memberikan pelatihan tentang pentingnya jarak sosial.

4) Kompensasi untuk mitra pengemudi-Tak kalah pentingnya, Grab juga mengalokasikan kompensasi pendapatan kepada mitra pengemudi yang terpapar Covid-19, agar bisa tetap fokus, mengisolasi diri atau menunggu masa pemulihan .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *