12.000 desa tidak terhubung ke Internet

* Diduga merupakan lingkungan geografis-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan bahwa saat pandemi Covid-19, infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau informasi teknis menjadi sangat penting secara finansial. Menteri Sri Mulyani mengatakan karena banyak orang saat ini bekerja atau belajar dari rumah, kebutuhan untuk membangun infrastruktur TIK menjadi sangat penting. Ia mengumumkan dalam webinarnya, Senin (12/10): ā€œDesa-desa ini belum terkoneksi internet.ā€ Menurut Sri Mulyani, infrastruktur TI ini berbanding terbalik dengan angka elektrifikasi yang mendekati 100%. Belum 100%. Dia mengatakan bahwa ini adalah tanggung jawab kami. Ksana melengkapi Bank Dunia dan juga mendorong kualitas koneksi Internet di Indonesia sehingga tidak sebatas jangkauan. Dia berkata.

Dalam APBN 2021, pemerintah akan mengalokasikan 29,6 triliun rupee untuk industri TIK. — Distribusi TIK bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang memberikan efisiensi, kemudahan dan percepatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *