Menjaga kualitas dan keamanan produk melalui prosedur dan pengujian yang ketat

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Perjalanan dari produk ke konsumen atau pelanggan cukup panjang.

Harus melewati banyak prosedur hukum dan tes tidak hanya di negara asal tetapi juga di negara tujuan, dengan tetap menjaga keamanan produk selama pengiriman.

Tujuannya jelas, yaitu untuk memastikan bahwa produk tersebut berkualitas tinggi dan aman digunakan. Informasi tentang telekomunikasi, khususnya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 16 Tahun 2018 tentang Ketentuan Penyelenggaraan Sertifikasi Alat dan / atau Perangkat Telekomunikasi, dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi Persyaratan Teknis Perangkat Router Tahun 2019 dan ketentuan terkait lainnya. Trailer Baru Calon Gadget-Membaca: Cek Layar Gadget di Saat yang Tepat untuk U Anak-Membaca: Setelah 4 Tahun Menikah, Dewi Perssik Bahagia Dapat Mata Pencaharian Pertama, Tapi Mengancam Membuat Wajah Jiper Angga Wijaya

Peraturan mengatur semua alat dan / atau perangkat telekomunikasi yang diproduksi, dirakit atau dimasukkan untuk dipasarkan dan / atau digunakan di pasar. Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus memenuhi persyaratan teknis yang dibuktikan dengan sertifikasi sertifikasi proses sertifikasi. Cobalah negara tujuan yang ditentukan secara hukum. Hal inilah yang selama ini dilakukan TP-Link agar setiap produk dapat dipastikan memenuhi kebutuhan pelanggan, ‚ÄĚkata Li Sterling, Country Manager TP-Link Indonesia, di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Jumat (25/9/2020). Peraturan Stirling di Indonesia diuji atau dilakukan pengujian di pusat pengujian domestik yang sudah mapan.

Ini meliputi pengujian frekuensi radio, pengujian kompatibilitas listrik, dan pengujian keamanan. Berkata: “Konsumen dapat dianggap produk terbaik dan keamanannya dapat dijamin. Peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia disebut-sebut sebagai kunci utama TP-Link, dan TP-Link sangat dipuji oleh pelanggan di Indonesia.

Secara detail, perangkat telekomunikasi TP Link ada pada pasokan listrik, kondisi lingkungan, sistem keselamatan dan keamanan, “Keselamatan listrik, kesehatan dan elektromagnet” telah melampaui standar yang ditetapkan. Kompatibilitas jaringan (EMC) dari sistem router dan peralatan periferal.

“Ini adalah komitmen global kami untuk kepuasan pelanggan di Indonesia dan di seluruh dunia. “Kami akan selalu mengikuti peraturan saat ini dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan kami,” kata Sterling Li. (Computer Information / Dayui Akbar)

Artikel ini telah tayang di Infokomputer.grid.id dengan judul “Menentukan Prioritas Kualitas Produk TP-Link Melalui Proses dan Pengujian Yang Ketat”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *