Adopsi big data dan kecerdasan buatan juga penting bagi UMKM dan startup

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Saat ini, adopsi big data dan artificial intelligence menjadi topik pembicaraan dalam dunia bisnis.

Namun, hanya sedikit orang yang memahami cara menerapkannya dengan benar. Sesi obrolan. Rosebay Group, sebuah perusahaan teknologi di Nepal, memiliki data dan kecerdasan buatan. Meskipun penerapan big data dan AI di perusahaan memiliki dampak yang sangat besar, namun juga dapat digunakan di semua jenis industri termasuk UMKM .— -Rohit Kumar, founder dan executive chairman Rosebay Group, mengatakan bahwa data yang digabungkan dengan kecerdasan buatan akan menjadi data pintar – data pintar akan memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Dari mengurangi risiko membuat keputusan yang salah hingga efisiensi, rekomendasi, dan pemasaran.

“Dengan data, kita bisa mengirim SMS atau email iklan ke konsumen. Dengan kecerdasan buatan, kita bisa menentukan apakah iklan SMS dan email benar-benar dikirim ke konsumen yang tepat,” Rohit ) Said.-Harap baca juga: Pembentukan Badan Restorasi Gambut KMSTROPER membuka akses data penelitian ke publik-Di Indonesia, big data adalah bidang baru, begitu pula dengan kecerdasan buatan. Padahal, permintaan akan smart data sangat tinggi .

“Di Indonesia, banyak kemungkinan untuk mengolah data dengan baik. Karena banyak perusahaan yang masih memproses datanya secara manual, “kata Rohit. Di saat yang sama, teknologi kecerdasan buatan saat ini hanya digunakan oleh perusahaan e-commerce atau perbankan besar.

” Rosebay berharap bisa menutup celah ini. Cara membuat big data dan AI lebih merata. Dia berkata: “Kami ingin membuat lebih banyak organisasi berbasis data dalam operasi kami.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *