JAGA dan SHIELD Gojek, pembohong ajaib menelepon cadangan telepon

TRIBUNNEWS.COM- “Jangan pernah memberikan OTP (One Time Password) atau PIN kepada siapapun (termasuk Gojek)”.

Ini adalah panduan untuk pengguna akun Gojek Yulianti (seorang ibu rumah tangga di Jakarta). Kerinduan untuk tidak memberikan kode OTP atau PIN kepada siapa pun, dia mengerti betul setelah sekitar satu tahun dia hampir menjadi korban penipuan. Penelepon tersebut mengaku sebagai customer service Gojek.

Lalu orang tersebut mengatakan bahwa Yulianti mendapat hadiah Gopay gratis mulai dari Rp 2 juta.

“Dia tahu nomor telepon yang saya daftarkan di Gojek. Dia bilang saya mendapat bonus Gopay sebesar Rs 2 juta. Dia berkata:” Coba klik dan saya akan menerima pesan teks. Kode yang disebutkan ibu saya, saya akan memeriksa apakah itu benar. Pada Senin (10 Oktober 2020), saat menghubungi mitra pengemudi lewat telepon, Yulianti mengatakan: “Begitu memancing, bisa memancing. -Yulianti tidak begitu paham akan pentingnya menjaga kerahasiaan kode OTP dan menyebutkannya Kode OTP diterima lewat email. SMS. Setelah menyebutkan kodenya, Yulianti kemudian mengecek saldo Gopay dan menulis: “Tambah 2 juta rupiah. Penelepon tersebut mengatakan bahwa untuk bisa menggunakan voucher Gopay senilai 2 juta rupiah, Yulianti diharuskan pergi ke ATM untuk melakukan transfer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *