Grab menunggu surat resmi dari pemerintah terkait kebijakan PSBB Jakarta secara keseluruhan

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan akan menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di awal pandemi. Menanggapi hal tersebut, pihak layanan pengiriman online Grab menyatakan bahwa pihaknya mengetahui akan ada kebijakan PSBB lengkap pada 14 September 2020.

Menurut Humas Grab Indonesia Satrya Pinandita, pihaknya belum mendapatkan keterangan resmi terkait jumlah tersebut. PSBB digunakan untuk layanan telepon.

Baca: PSBB Jakarta, Panitia Kesembilan DPR: Tegas Harus Dilakukan

Baca: Analis: Kebijakan Pengetatan PSBB, Rupiah Bisa Terdepresiasi Hingga Rp 17.000 / USD

“Tapi Saat Ini Kami Diskusikan secara internal tindakan apa yang akan diambil sebelum pemerintah daerah mengambil keputusan, ”kata Satria saat dihubungi Tribunnews, Kamis. (09/10/2020).

Menurutnya, ketika ada keputusan resmi tentang layanan hotline layanan ini, mohon “Jika ada regulasi formal tentang layanan resmi layanan hotline tersebut, tentunya kami akan segera memberitahu masyarakat. Kebijakan transportasi pelayanan, ”kata Satria.

Sebelumnya, pada saat wabah Covid-19 merebak di PSBB, Grab untuk sementara menonaktifkan layanan GrabBike untuk mendukung kebijakan ini.

Selain itu, layanan GrabBike hanya tersedia di DKI Jakarta, dan masih dapat digunakan di Bodetabek.

Namun untuk seluruh PSBB yang akan diterapkan kembali di DKI Jakarta, Grab belum memutuskan untuk memulai kembali layanan GrabBike-nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *