Mitra Tokopedia mengundang Warung dan pemilik toko kelontong untuk masuk ke platform digital

Laporan reporter Tribunnews.com Lita Febriani

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Tokopedia, melalui ekosistem Mitra Tokopedia, mempercepat adopsi platform digital oleh pelaku bisnis retail tradisional (seperti merchant, toko grosir, dan bisnis sejenis). -Tujuannya agar para pelaku UMKM dapat terus mengembangkan usahanya selama pandemi Covid-19, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi.

Adi Putra, Senior Vice President New Retail Tokopedia, mengatakan toko grosir merupakan salah satu perusahaan yang menyumbang lebih dari 60 UMKM lokal, menyumbang persentase dari pendapatan negara, dan berdampak besar pada pemulihan ekonomi Indonesia, yang saat ini terkena pandemi. Izinkan bisnis tradisional membeli inventaris untuk toko offline dengan lebih mudah dan efisien melalui telepon seluler.

Baca: Email pengguna Tokopedia dan nomor HP DSOS yang beredar di saya bahayanya para ahli

Mereka juga bisa menambah penghasilan dengan cara mempromosikan penjualan berbagai produk digital, seperti pulsa, paket data, game Voucher, tagihan listrik, rekening air, BPJS, dll. – Ia mengklaim hingga Juni 2020, aplikasi tersebut telah digunakan oleh jutaan pelaku bisnis tradisional, melayani puluhan juta orang di lebih dari 500 kota / wilayah di Indonesia .– –Karena pandemi, mengubah kebiasaan berbelanja dari offline menjadi online memberikan peluang besar bagi pelaku bisnis tradisional untuk meningkatkan pendapatan.

Dia baru saja meluncurkan fungsi pembayaran Tagihan Tokopedia di aplikasi Mitra Tokopedia untuk menjadikan toko atau butiknya menjadi tempat pembayaran Tokopedia untuk vario. Kebutuhan komunitas kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *