Lindungi pembelajaran online dengan kuota Internet IM3 Ooredoo gratis (hingga 50 GB)

TRIBUNNEWS.COM-Hampir semua siswa harus mendapat pendidikan jarak jauh (PJJ). Sayangnya, tidak semua siswa dan pendidik memiliki akses Internet yang mumpuni.

PJJ membuang-buang kuota Internet. Kuota 1 GB saja tidak cukup, karena biasanya digunakan untuk kegiatan video call, dll. -Sadar akan pentingnya akses Internet untuk membantu proses pembelajaran, l Indosat Ooredoo merupakan salah satu penyedia layanan Internet dan mendukung kuota data internet pemerintah untuk membantu peserta didik.

Menurut Bayu Hanantasena, Business Manager Indosat Ooredoo, akses internet sangat penting dan diperlukan bagi guru atau siswa untuk menyelesaikan pembelajaran online.

“Saat terjadi pandemi, akses Internet merupakan salah satu syarat utama untuk kelancaran perkembangan kegiatan e-learning. Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Bayu Hanantasena dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa Indosat Ooredoo telah bekerja melalui IM3 Ooredoo sejak awal. Bantu siswa dan guru menjaga semangat belajar online di rumah.

Indosat Ooredoo menjelaskan bahwa kini setiap tahun mulai Oktober 2020 hingga Desember 2020, pengguna IM3 Ooredoo hanya perlu mendaftarkan nomor ponselnya di sekolah atau universitas. Gunakan bantuan kuota.

Bayu Hanantasena mengatakan besaran kuota internet yang didapat siswa akan bergantung pada jenjang pendidikan.

Lebih detailnya untuk jenjang PAUD akan mendapatkan kuota sebesar 20 GB, termasuk 5 GB, Untuk akses ke semua konten, sisa kuota hanya dapat digunakan untuk penggunaan aplikasi dan website pembelajaran online. – Untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Atas (SMP) dan Sekolah Menengah Atas / Kejuruan (SMA / SMK) akan mendapatkan kuota 35 GB, Diantaranya, 5 GB digunakan untuk mengakses informasi detail semua konten, dan 30 GB digunakan untuk kuota studi.

Sementara itu, di tingkat universitas, mahasiswa akan mendapatkan kuota 50 GB, termasuk akses 5 GB ke semua konten, dan sisanya Dapat digunakan untuk belajar.

Selama pandemi Covid-19, tidak hanya disediakan kuota bagi siswa, guru dan guru untuk mendukung proses pembelajaran. Indosat Ooredoo mengklarifikasi bahwa guru akan memiliki 42 GB, ruang 5 GB untuk mengakses semua Konten, sisa ruang digunakan untuk belajar.

Terakhir, kuota 50 GB dialokasikan untuk guru, yang menetapkan 5 GB hak akses, dan sisanya digunakan untuk pembelajaran.

Selain itu, dengan kuota ini , Mahasiswa dapat mengakses berbagai aplikasi e-learning, termasuk Ruangguru, Zenius, Quipper, Rumah Belajar, Google Classroom, dll., Dan lebih dari 300 portal universitas di Indonesia dapat digunakan selama 24 jam.

Indosat Ooredoo juga menjelaskan keinginannya Mahasiswa atau guru yang mengubah data nomor telepon menjadi nomor IM3 Ooredoo dapat selalu dilakukan melalui administrator sekolah atau kampus masing-masing.

Selain prosedur ini, IM3 Ooredoo juga menyediakan Paket smart software, Anda bisa mendapatkan lebih banyak kuota pembelajaran melalui paket software IMClass, dimana hanya kuota Rp130GB yang dapat digunakan untuk mengakses platform pembelajaran online dan portal pendidikan universitas yang populer.Di Indonesia, dalam masa berlaku 30 hari, Anda dapat menggunakannya kapan saja, di mana saja Paket perangkat lunak IMClass, pelanggan dapat dengan mudah mendapatkannya melalui aplikasi myIM3. — -Melalui rangkaian prosedur ini, kami berharap semua siswa dan guru dapat berhasil menyelesaikan proses pengajaran bahkan dalam pandemi ini.

“Kami sangat senang dapat bersatu kembali untuk membantu pemerintah mengalokasikan bantuan terkait kuota data internet untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia dapat terus berjalan meski dalam kondisi sulit.”

Bayu menambahkan sambil berpikir Pelanggan yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang dukungan kuota data internet dan paket software IMClass Rp1 dapat mengunjungi im3ooredoo.com/bantuankuotainternet, aplikasi myIM3 atau tekan * 123 * 075 # untuk mengecek kuota riset.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *