Aplikasi BaBe mengungkapkan tren konsumsi berita selama pandemi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Saat pandemi Covid-19, intensitas informasi konsumsi masyarakat online semakin meningkat.

Platform penerbitan berita dan konten BaBe (Reading News) telah melihat tren yang berbeda dalam konsumsi berita dan telah memulai beberapa rencana untuk mendukung pengguna rumahan.

Mengutip data terbaru dunia digital tahun 2020 yang dirilis pada April 2020. Kami adalah situs jejaring sosial yang menyebutkan perilaku digital telah berubah. 76% pengguna internet berusia 16 hingga 64 tahun menghabiskan lebih banyak waktu di ponsel cerdas.

Menurut survei pengguna dan analisis platform baru-baru ini, BaBe menemukan beberapa tren menarik, seperti yang ditunjukkan di bawah ini: 6% pengguna mengatakan bahwa mereka prihatin dengan pandemi Covid-19 dan lebih dari 85% pengguna memeriksa tentang Covid-19 lebih dari sekali sehari Berita dan informasi.

Baca: Unboxing Samsung Galaxy A11, Harga Murah untuk Tampilan Ponsel Lebih Baik – Berita terkait Covid-19 jadi yang paling populer, terutama terkait regulasi dan dukungan pemerintah, gejala, nasehat dan kesehatan Tindakan pencegahan dan data pandemi terbaru.

Baca: Tips memaksimalkan fungsi kamera Vivo V19 untuk efek foto yang maksimal

Topik paling menarik seputar Covid-19, termasuk sebagian besar peraturan pemerintah tentang Comvid-19 (termasuk yang tentang Covid-19) Peraturan pemerintah), ini kabar baik dan membawa harapan bagi masyarakat, seperti inovasi medis terkait penemuan vaksin, alat tes, dan obat lain yang perlu ditangani. Hadapi Virusnya.

Baca: Pandemi Covid-19 telah menurunkan harga mobil bekas. Mobil ini dibanderol Rp 70 jutaan dan memberikan beragam pilihan-biasanya pengguna juga lebih memperhatikan konten ringan, seperti hiburan, Topik hubungan keluarga dan pasangan.

Untuk pengguna di bawah 25 tahun, konten yang berhubungan dengan aktivitas keluarga lebih menarik daripada pengguna di atas 46, yang lebih memilih untuk mengetahui lebih banyak tentang analisis para ahli dan profesional selama Covid-19.

“Dalam hal ini, Senior Business Development Manager BaBe-Baca Berita Shelly Tantri mengatakan pada Rabu, 17 Juni 2020, karena konten dan konten platform rilis informasi penuh ketidakpastian, BaBe berupaya menyediakan pengguna yang andal Sebuah wadah informasi dan sharing. – Dalam beberapa bulan terakhir, BaBe telah meluncurkan sejumlah inisiatif, di antaranya BaBe 1: 1, sebuah talk show yang menggunakan berbagai tokoh masyarakat sebagai narasumber ahli, seperti Gubernur Jawa Tengah dan Indonesia Duta Besar untuk Vietnam. BaBe telah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia dan Benih Baik untuk mendukung “Gerakan Sosial Jutaan Kotak Topeng” dan menyediakan saluran khusus BaBe #DiRumahAja untuk menyediakan informasi dan hiburan kepada pengguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *