Pengusaha UKM kini menempati seller di Lazada

Dilansir Tribunnews.com, reporter Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, Marketing Vice President Jakarta-Lazada Indonesia Sawitri Hertoto memperkirakan jumlah seller di platform digital Lazada tersebut sebagian besar didominasi oleh perusahaan pengusaha kecil dan menengah (UKM). — Menurut dia, sejak pemerintah mencanangkan program “Made in Indonesia Pride” pada 14 Mei 2020, usaha kecil dan menengah di Lazada menempati posisi dominan. Pengusaha UKM, “kata Sawitri dalam webinar Lazada yang digelar Rabu (19/8/2020). Sawitri mengatakan, pihaknya belum bisa menyebutkan persentase penjual UKM di platform Lazada. Namun menurutnya, Lazada’s Pertumbuhan penjual UKM sangat cepat .

Baca: Penjualan JSD x Tokopedia meningkat 2 kali lipat

“Pertumbuhan yang kuat seperti ini menjadi peluang bagi para pengusaha UKM. “Jual dan masuki pasar digital yang sangat besar.”: Lazada menyerukan peningkatan belanja online karena social distancing menjadi arus utama-selain itu, Savitri juga menyatakan bahwa kebiasaan berbelanja masyarakat saat ini “terjadi sejak Covid-19 di Indonesia. Perubahan. ”Kata Sawitri.

Sementara itu, menurut Fanny Murhayati, Direktur Pemasaran Kantar Indonesia, berdasarkan hasil riset sejak Covid-19 berdiri, lebih lanjut Fanny mengatakan: “Masyarakat bisa menggunakan platform digital.” “Menurut riset yang dilakukan, setiap hari atau setiap hari 87% orang menggunakan platform digital. ”Ia juga menambahkan bahwa dibutuhkan sekitar empat jam untuk mengakses platform digital setiap hari. hari. Fanny mengatakan, “Frequently Visit” merupakan platform belanja online untuk kategori kesehatan, kecantikan, dan aksesori lainnya.

“Tren belanja online ini terus berlanjut dan diperkirakan akan terus berkembang.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *