Bambang PS Brodjonegoro: Sumber Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dan Digital di Indonesia Tahun 2025

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Riset dan Teknologi / Direktur Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, pemerintah telah menginisiasi pengembangan transformasi digital menggunakan TIK dalam 5 tahun ke depan. Dalam pandemi Covid-19 dan seterusnya, pemerintah akan menggunakan TIK lebih cepat untuk mendukung pengembangan digital.

“Pemerintah telah menyusun strategi pengembangan transformasi digital dalam 5 tahun ke depan,” kata Bambang Bang dalam sambutannya: “Konferensi Internasional 2020 tentang Rekayasa dan Teknologi Informasi untuk Industri Berkelanjutan”. (ICONETSI) 2020 hampir digelar pada Senin (28/9/2020). – Banbang menjelaskan bahwa strategi pengembangan transformasi digital 2020-2025 bertujuan menjadikan kreativitas dan ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan Indonesia di tahun 2025: Indonesia adalah Pasar digital besar, pakar: Untuk menjadi negara berdaulat, digitalisasi harus diatur oleh undang-undang-Baca: Strategi Huawei untuk mempromosikan transformasi digital di kawasan Asia-Pasifik -Strategi tersebut akan diterapkan secara bertahap hingga tujuan tersebut tercapai pada tahun 2035. Artinya, ekonomi kreatif dan digital telah menjadi mesin ekonomi berbasis inovasi. Pada tahun 2045, Indonesia akan menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif dan digital kelas dunia. Menurut German University of Switzerland (SGU), Filiana Santoso (Filiana Santoso) perlu terus mengoptimalkan proses pendidikan dan penelitian guna menjawab berbagai tantangan global yang mempengaruhi perekonomian saat ini untuk menghasilkan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. , Inovasi dan kewirausahaan rakyat di setiap negara. .

Sinergi antara akademisi, peneliti, profesional, wirausaha dan pembuat kebijakan akan menjadi kekuatan pendorong bagi langkah-langkah khusus untuk mencapai kualitas hidup masyarakat dengan bertukar informasi tentang inovasi, penelitian dan pengembangan.

Dia berkata: “SGU mengutamakan kualitas dan kualitas pendidikan. Salah satunya adalah dia memperkenalkan dan mendiskusikan bidang penelitian mereka kepada peneliti, praktisi dan pemerintah pada konferensi internasional ini.” Perlunya perlindungan dan keselamatan teknis-Baca: Dirjen Hubud: Dampak Covid-19 mengurangi lalu lintas penumpang seminimal mungkin-Selain Filiaana, konferensi ini bertujuan untuk memungkinkan para ilmuwan, insinyur dan peneliti industri untuk berpartisipasi Bertukar ide dan berbagi pengalaman serta hasil penelitian mereka dalam semua aspek rekayasa virtual, sains, dan penelitian sosial. Sion sion, direktur komunikasi pemasaran di German University of Switzerland (SGU), mengatakan bahwa di bawah persyaratan pandemi Covid-19 dan era revolusi industri 4.0, acara ini harus menambah nilai pada pesanan baru yang biasa. -Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dapat membantu masyarakat untuk menggunakan inovasi dan teknologi secara tepat.

“Tahapan transformasi berarti penggunaan inheren teknologi digital dapat mencapai inovasi dan kreasi baru di bidang tertentu, tidak sekedar memperkuat dan mendukung” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan ICONETSI 2020, SGU dan Amerika Serikat “Central Michigan University, Japan University of Japan, University of Pahang Malaysia, BKSTI Cooperative Organization Pendidikan Tinggi Teknik Industri) Indonesia, Indonesia Pattern Recognition Association dan Sebelas University. Surakarta, Indonesia pada bulan Maret.

Sebanyak 125 Málaga panitia menerima karya ilmiah dari Jerman, Jepang, Taiwan, Singapura, Mesir, dan Indonesia.Setelah diseleksi oleh kelompok tersebut, 76 makalah berkualitas tinggi diterbitkan pada konferensi internasional tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *