Prancis mengurangi peran Huawei dalam pengelolaan jaringan seluler yang sangat cepat

Laporan reporter Tribunnews Fitri Wulandari-Paris TRIBUNNEWS.COM-Prancis tidak secara tegas melarang penggunaan teknologi 5G Huawei. Tetapi secara bertahap, Prancis akan menarik raksasa teknologi China itu dari jaringan berkecepatan sangat tinggi.

Kabar tersebut disiarkan oleh anggota Kongres dari partai yang mengawasi Presiden Emmanuel Macron. / 2020). Awal pekan ini, kepala badan keamanan siber Prancis ANSSI menyatakan tidak akan memberlakukan larangan global atas partisipasi Huawei dalam peluncuran jaringan 5G Prancis. Tahun .

Baca: Seri Huawei Nova terbaru akan diluncurkan di Indonesia pada pertengahan Juli

Di saat yang sama, operator lain diimbau untuk tidak menggunakan perangkat milik perusahaan. Lisensi sementara tersebut menunjukkan bahwa pemerintah Prancis ingin mengurangi kehadiran Huawei di negara tersebut. .

“Ya, ini adalah akhir dari Huawei, tidak akan sepenuhnya dihilangkan, tetapi partisipasi Huawei di jaringan ke depan akan sangat berkurang,” kata Botorel ..

Baca: mantan Google Bos: Huawei terlibat dalam pelanggaran keamanan nasional AS-langkah ini diambil untuk memperkuat keamanan jaringan seluler negara itu.

Prancis berencana untuk mengadakan lelang spektrum 5G yang sangat dinanti-nantikan pada akhir September setelah salah satu dari beberapa penundaan. Mereka disebabkan oleh pandemi virus corona (Covid-19).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *