Mulai 1 Oktober, lusinan perusahaan digital akan menarik pajak 10%

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menunjuk puluhan perusahaan digital untuk memungut, mengajukan, dan mengumumkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Per Selasa (08 9 September 2020), terdapat 28 perusahaan dan dikenakan pajak pertambahan nilai sebesar 10% dari nilai transaksi barang / jasa digital. Perusahaan-perusahaan ini akan dibagi menjadi tiga batch-Hal ini mengacu pada Peraturan Komisaris Peraturan Pajak Umum Nomor PER-12 / PJ / 2020, yang melibatkan standar tertentu yang membatasi kolektor dan kolektor yang ditunjuk, menggunakan barang kena pajak tidak berwujud dan / atau di luar pabean. Pemungutan pajak pertambahan nilai untuk layanan kena pajak, pengajuan dan deklarasi daerah pabean.

Perusahaan pertama yang masuk adalah Amazon Web Service Inc., Google Asia Pacific Pte. Ltd., Google Ireland Ltd., Google LLC. , Netflix International B.V. dan Spotify AB.

Terhitung sejak 1 Agustus, keenam perusahaan tersebut telah menerapkan peraturan pajak pertambahan nilai.

Baca selengkapnya >>>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *