Karena flu yang dihirup ke dalam inhaler selama puasa, apakah ini akan membatalkan puasa?

TRIBUNNEWS.COM – Beberapa orang masih sering ditanyai tentang puasa, salah satunya melibatkan penghirupan inhaler selama puasa.

Untuk orang-orang dengan pilek atau pilek, inhaler sering digunakan untuk meredakan flu.

Tapi pertanyaannya adalah, jika penderita flu cepat, haruskah mereka selalu menggunakan inhaler untuk meredakan penyakit?

Wahid Ahmadi, ketua Asosiasi Indonesia Indonesia (Ikadi) di Jawa Tengah, menjelaskan bahwa inhalasi dilakukan selama inhalasi karena flu tidak menghilangkan puasa. Dihirup adalah substansi yang adil.

“Ini telah banyak dibahas oleh para sarjana. Karena itu, jika kita hanya menghirup benda-benda dalam bentuk zat, seperti uap, seperti uap air atau asap, itu akan masuk ke mulut tanpa masalah,” jelasnya.

Baca: Jelaskan metode doa Talawe dan pahami niatnya

Baca: Hukum mandi yang disengaja selama puasa Ramadhan- -Reading: Hukum mencuci sebelum puasa Ramadhan

Dia mendaftar Kondisi lain, seperti menghirup asap rokok.

Ketika seseorang merokok, gantung dia di sebelahnya dan hirup asapnya, jadi c tidak masalah.

“Misalnya, jika seseorang merokok, kita di sebelahnya, dan kemudian asap rokok masuk ke mulut atau hidung kita tidak ada masalah.”

“Jangan merokok dengan baik, tetapi jika seseorang merokok, kita (bersama-sama) merokok, Itu baik, “katanya. -Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Syariah Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *