Panduan Zakat Fitrah 2020: Jumlah beras atau uang yang dibayarkan untuk shalat Zakat

TRIBUNNEWS.COM-Zakat fitrah harus dibayar dengan berat atau uang oleh umat Islam yang bisa membayar sebelum shalat Idul Fitri.

Jadi, berapa jumlah atau nominal beras yang dibutuhkan untuk membeli zakat fitrah?

Menurut pedoman zakat fitrah yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjid dan tajdid Muhammadiyah, zakat fitrah dibayarkan sebagai makanan pokok (beras), dan kandungan atau jumlahnya 1 sha ‘atau sekitar 2,5 kg. Jika Anda punya uang, maka uang itu setara dengan tingkat makanan pokok.

Baca: Ketentuan Pembayaran Zakat Fitrah, Beserta Nominal Zakat Fitrah dan Niatnya-Tafsir oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Sesuai dengan Pernyataan Kepala Badan Amil Zakat (Baznas) Negara, Mohamad Arifin Purwakananta .

Mengutip Kompas.com, Arifin Purwakananta menyatakan pembayaran zakat fitrah tahun 2020 akan menggunakan beras 2,5 kg atau setara 3,5 liter beras.

“Standar yang digunakan dalam zakat fitrah adalah beras 2,5 kg dihitung dengan harga beras lokal. Artinya untuk Jakarta dan sekitarnya, jika membayar zakat fitrah secara tunai berkisar antara Rp 40.000 hingga 50.000.” Rson “, terangnya Minggu (17/5/2020). Menurutnya, besaran beras yang dibayarkan untuk zakat fitrah sama di semua daerah di Indonesia.

Namun untuk pembayaran tunai, besarannya tergantung daerah Harga beras atau makanan lainnya yang menjadi dasar. Mereka yang membayar dan yang wajib membayar kepada zakat

punya pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Bisa bertanya di musyawarah Islam Ust dan berkonsultasi langsung. Zul Ashfi, SI Lc

Kirimkan pertanyaan Anda ke consult@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *