Apa hukum bagi orang dengan korona ODP untuk berpuasa selama bulan Ramadhan?

TRIBUNNEWS.COM – Bahkan dalam pandemi coronavirus ini, umat Islam atau orang beriman yang dibebani oleh hukum agama masih dipaksa berpuasa.

Waktu Ramadhan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mempertimbangkan situasi ini, pandemi virus korona belum berhenti.

Pertanyaan tentang Ramadhan tahun ini dengan cepat muncul, banyak di antaranya saat ini dalam status ODP terkait dengan virus korona di Indonesia. -Apakah ODP wajib Ramadhan?

Jadi, bagaimana dengan staf medis yang merawat pasien dengan virus korona?

Membaca: Cara berkumur sebelum lima ibukota selama puasa Ramadhan

Membaca: Membaca niat puasa di bulan Ramadhan dan diet setelah memerintah

Kepala Sekolah IAIN Surakarta, Profesor Mudofir Abdullah menjelaskan bahwa di sini Dalam hal ini, ada dua pandangan yang dapat diterapkan pada orang-orang dengan status ODP terkait dengan realisasi Ramadhan yang cepat.

Mudofir mengatakan bahwa jika ODP dalam keadaan lemah dan membutuhkan vitamin, itu membutuhkan kesegaran dan kesehatan, dan kemudian dapat menarik diri dari puasa dan menggantinya di hari lain.

Ini karena “lebih penting untuk menjaga kesehatan dan melindungi jiwa.

” Oleh karena itu, dari sudut pandang kondisional, apakah ODP membutuhkan vitamin penambah herbal, vitamin ini tidak boleh dalam keadaan lemah, dan dia tidak harus melarangnya. Makan, “kata Mudofir.

Tetapi jika ODP masih sehat dan sehat, ia harus berlatih puasa.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung dengan Ust Konsultasi Islam Zul Ashfi (SSI, Lc) -Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com- Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com ajaran Islam Cabang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *