Doa nabi menyaksikan malam Laila Tur Kodal

TRIBUNNEWS.COM-Sangat disarankan untuk mengaji sholat magrib Nabi SAW di Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Ini karena ada banyak kebajikan dalam sepuluh hari terakhir.

Salah satunya karena kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar adalah malam ketika Allah menggandakan pahala untuk menyembah umat manusia. Sama dengan seribu bulan atau sekitar 80 tahun pahala pemujaan. Seperti yang dinyatakan dalam “Quran” – narasi “Al Qaeda”. Misalnya shalat malam, tahajud, iktiqaf, tadarus quran memberi sedekah. Meminta pengampunan adalah ekspresi tertinggi dari berkat dan berkat yang diterima.

Mohon dibaca juga: Doa Nabi SAW pada malam Laratul Kadar-Berdoa untuk pengampunan atas dosa dan kesalahan kita, skala kebaikan akan meningkat, dan skala amal akan menurun. Dalam pelajaran ini, nabi mengajari kita untuk meminta pengampunan dari Tuhan dalam doa.

َ َ: Allahumma innaka’afuwwun kariimun tuhibbul’afwa fa’fu’anni. “” (HR. Al-Tirmidzi) -doa ini diambil dari Sunan Al-Tirmidzi, Sunan Ibn Majah, Musnad · Ahmad (Musnad Ahmad), Syu’ab Al-Iman (Syu’ab Al-Iman) dan Mustadrak’Ala Al-Shahihain (Mustadrak’Ala Al-Shahihain). Imam Al-Tirmidzi berkata bahwa ini adalah hasan sahih. Imam Al-Hakim berkata bahwa menurut Imam Al-Bukhari dan Muslim, hadits ini benar adanya.

Semoga kita memiliki kesempatan untuk beribadah di malam yang mulia. Malam Lailatul Qadar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan. Apalagi Ramadhan kali ini bisa membawa berkah bagi masa depan kita.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda bisa bertanya dan berkonsultasi langsung dalam konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Departemen Konsultasi Syariah Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *