Bisakah menangis menghilangkan kesenangan? Itu kata Ustaz

TRIBUNNEWS.COM-Ramadan akan segera hadir.

Kedatangan Ramadhan berarti bahwa umat Islam akan melakukan ibadah wajib, yaitu puasa.

Puasa adalah kegiatan kami untuk menjaga makanan, minuman dan keinginan selama lebih dari 12 jam.

Tetapi banyak hal dapat melampaui puasa, seperti menstruasi selama puasa

Baca: Kapan puasa di bulan Ramadhan 1441H dimulai? Muhammadiyah menetapkan hari Jumat, 24 April sebagai awal puasa. Ini adalah kalender – baca: Ramadhan Istiklal Mosque (Tamawih) dan Tarawih berpuasa bersama Tarawih, dan Tak Shalat Bill (Takbir) dan Idul Fitri – ada berbagai masalah, salah satunya adalah apakah menangis dapat membatalkan puasa. -Wahid Ahmadi, dikutip oleh TribunWow, sebagai ketua Asosiasi Dai Indonesia (Ikadi) di Jawa Tengah, mengatakan bahwa menangis diperbolehkan.

Tidak ada hukum untuk menangis. -Mencoba mungkin disebabkan oleh kesedihan, kemarahan, atau kebahagiaan yang berlebihan. -Dia juga mengatakan bahwa ada tangisan yang mulia, yaitu, tangisan dari orang-orang yang menangisi Allah SWT.

Menangis orang-orang berdosa dan mencari pengampunan juga merupakan tangisan yang mulia.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan Konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim permintaan Anda ke consulting@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Agama Islam Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *