Doa 2 Fatwa MUI tentang investasi asing langsung selama epidemi mungkin berada di daerah yang dikendalikan di lapangan

TRIBUNNEWS.COM-Selama epidemi Covid-19, Fatwa Dewan Ulima Indonesia (MUI) dikaitkan dengan doa Idul Fitri, yang mungkin di tanah atau di masjid-masjid khusus di kota-kota yang dikendalikan. Idul Fitri 1441 H, MUI mulai mengeluarkan Fatwa selama wabah untuk mengontrol proses sholat Ied.

Ketika Covid-19 menyerang, MUI merilis dua opsi untuk aturan sholat Idul Fitri. Tinggal di daerah yang mengendalikan epidemi Covid-19.

• Sholat Idul Fitri dapat dilakukan di rumah, ini adalah bahasa Fatwa yang dikeluarkan oleh MUI: jemaat atau sendirian

• selama pandemi coronavirus Ramadhan Ramadhan, silakan lihat penjara MUI untuk menjaga ibadah yang aman

Jika tingkat penyebaran virus korona di daerah ini berkurang, daerah tersebut dianggap di bawah kendali epidemi Covid-19.

Ini dijelaskan dalam instruksi Fatwa MUI tentang doa Takbil dan Idul Fitri pada tahun 2020. Selama pandemi Covid-19.

Fatwa dirilis pada Rabu (13/5/2020).

“Jika umat Islam berada di wilayah Cowd-19, dan daerah itu dikendalikan di Syawal pada tahun 1441, H, di mana angka yang ditandai oleh angka penyebaran menunjukkan tren menurun, dan kebijakan kegiatan sosial santai, sehingga orang banyak dapat mengandalkan yang andal Dan para pakar tepercaya, sehingga shalat Idul Fitri disahkan di ladang, masjid, ruang sholat atau di tempat lain “, baca salinan Fatwa yang diterima oleh Kompas.com pada Kamis (14 Mei 2020).

Selain itu, menurut Fatwa MUI, orang-orang yang dapat berdoa untuk Idul Fitri di luar rumah adalah mereka yang tinggal di daerah bebas Covid-19. -Sebagai contoh, di daerah pedesaan yang homogen atau di perumahan terbatas, tidak ada komunitas yang terinfeksi oleh coronavirus.

Page 2 >>>>>>>

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Syariah Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *