Jika memakai topeng bukan perekat alami, legal atau tidak bermoral? Ini penjelasan Paman John

TRIBUNNEWS.COM-Sejak virus Covid-19 menyebar ke Indonesia, ada panggilan untuk beribadah di rumah.

Bahkan jika Anda harus pergi ke masjid untuk berdoa, disarankan untuk mengenakan topeng selama pesta.

Tapi begitu Anda menelepon, banyak orang akan bertanya dan menggunakan topeng untuk menghubungkan ke metode doa.

Apakah sah untuk berdoa?

– Mengunduh stasiun TV YouTube Al-Bahjah (29 April 2020), Buya Yahya memberikan penjelasan terkait topeng doa yang sah. Buya berkata: “Ketika rawan, shalat hanya bisa bersandar di dahinya, yang merupakan satu-satunya bobot Sekolah Imam Syafi’i.” Dia melanjutkan: “Di Sekolah Imam Syafi’i, pastikan untuk memegang dahi. “Kata Buya Yahya, kata sebagian besar imam besar, jangan terjebak di hidungmu saat rawan. Dia berkata: “Tidak ada hidung diperlukan.” Dalam Islam dan Ramadhan, Anda dapat mengajukan pertanyaan dan langsung berkonsultasi dalam konsultasi Islam yang dilakukan oleh U. Zul Ashfi, SSI, Lc-kirim permintaan Anda untuk konsultasi @ tribunnews. com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi bagian Konsultasi Islam Tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *