7 Aturan pemantauan Hilar dan 82 lokasi, pertemuan Isbat pada hari Kamis, 23 April 2020

TRIBUNNEWS.COM-Pada hari Kamis, 23 April 2020, ada aturan ketat untuk memantau hilal 1441 jam hilal.Hal ini disebabkan oleh penyesuaian darurat selama epidemi korona pandemi atau Covid-19. — Menurut prosedur peraturan sanitasi, pemantauan Shiraz atas penentuan awal Ramadhan 2020 harus mematuhi tujuh peraturan yang diumumkan oleh Kementerian Agama.

Penonton Ramadhan 1441 H atau Ramadhan 2020 akan dibatasi oleh banyak agen atau perwakilan agen.

Selebihnya akan disiarkan melalui konferensi video.

Baca: Tautan Live Streaming Penentuan pendahuluan Isbat tentang Ramadhan 1441 H, hasilnya akan diumumkan pada Konferensi Dunia 19.05

Aturan Pemantauan Hilar

Kementerian Agama mengumumkan kesepakatan untuk Ramadhan sebelum 1441 H Pantau bulan baru. — Ini konsisten dengan pandemi Coron-19 atau virus korona yang melanda dunia (termasuk Indonesia). Kementerian Agama telah menyiapkan protokol pengawasan Hilal untuk prosedur protokol kesehatan, termasuk jarak fisik atau menjaga jarak fisik. — Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Syariah Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *